Arema09 pahlawan bangsa

Pertandingan perebutan juara ketiga yang mempertemukan Arema’09 dengan Bingung FC berlangsung sangat seru. Sejak babak pertama, Arema’09 telah menguasai jalannya pertandingan. Mereka terus menyerang pertahanan Bingung FC sehingga teriptalah gol pada menit-menit awal pertandingan. Gol pertama berhasil dicetak oleh Rian GP. Tak lama kemudian gol terus tercipta dari pemain-pemain Arema’09, yaitu Wawan, Juned, dan Jamil. Keunggulan Arema’09 terus bertambah lewat gol bunuh diri yang dilakukan oleh Muslim, pemain Bingung FC. Di akhir babak pertama, Bingung FC berhasil mencetak satu gol lewat tendangan Andre dari tengah lapangan. Babak pertama ini berakhir dengan skor 9-1 untuk keunggulan Arema’09.

Pertandingan pada babak kedua tidak kalah seru dengan babak pertama. Pada babak ini, Arema’09 masih menguasai jalannya pertandingan. Tim Bingung FC tidak mampu bangkit untuk menahan serangan dari tim Arema’09 sehingga tim Bingung FC tidak dapat menambah satu gol pun. Akhirnya, pertandingan ditutup dengan skor 17-1 untuk kemenangan Arema’09.

Profil Ketua Gamatika

Fadli Rahman. Ketua Gamatika yang pertama ini  akrab disapa kak Fadli .Ia lahir di  Gunung     Sari, 31 Desember 1987.Denger denger  ni cowok yang satu ini  orangnya cerewet banget. Maw tau selebihnya?

Read more…

Profil dosen

Inilah Dia profil dosen matematika yang selalu kami banggakan. Nama lengkapnya adalah Marwan M.Si. Beliau dilahirkan di Sumbawa, 5 Oktober 1971. Saat ini Beliau masih aktif mengajar di Fakultas MIPA jurusan Matematika dan di Fakultas Teknik Sipil.

Read more…

sejarah matematika

Matematika (dari bahasa Yunani: μαθηματικά – mathēmatiká) adalah studi besaran, struktur, ruang, dan perubahan. Para matematikawan mencari berbagai pola,[2][3] merumuskan konjektur baru, dan membangun kebenaran melalui metode deduksi yang kaku dari aksioma-aksioma dan definisi-definisi yang bersesuaian.[4]

Terdapat perselisihan tentang apakah objek-objek matematika seperti bilangan dan titik hadir secara alami, atau hanyalah buatan manusia. Seorang matematikawan Benjamin Peirce menyebut matematika sebagai “ilmu yang menggambarkan simpulan-simpulan yang penting”.[5] Di pihak lain, Albert Einstein menyatakan bahwa “sejauh hukum-hukum matematika merujuk kepada kenyataan, mereka tidaklah pasti; dan sejauh mereka pasti, mereka tidak merujuk kepada kenyataan.”[6]

Melalui penggunaan penalaran logika dan abstraksi, matematika berkembang dari pencacahan, perhitungan, pengukuran, dan pengkajian sistematis terhadap bangun dan pergerakan benda-benda fisika. Matematika praktis telah menjadi kegiatan manusia sejak adanya rekaman tertulis. Argumentasi kaku pertama muncul di dalam Matematika Yunani, terutama di dalam karya Euklides, Elemen. Matematika selalu berkembang, misalnya di Cina pada tahun 300 SM, di India pada tahun 100 M, dan di Arab pada tahun 800 M, hingga zaman Renaisans, ketika temuan baru matematika berinteraksi dengan penemuan ilmiah baru yang mengarah pada peningkatan yang cepat di dalam laju penemuan matematika yang berlanjut hingga kini.[7]

Kini, matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam, teknik, kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi. Matematika terapan, cabang matematika yang melingkupi penerapan pengetahuan matematika ke bidang-bidang lain, mengilhami dan membuat penggunaan temuan-temuan matematika baru, dan kadang-kadang mengarah pada pengembangan disiplin-disiplin ilmu yang sepenuhnya baru, seperti statistika dan teori permainan. Para matematikawan juga bergulat di dalam matematika murni, atau matematika untuk perkembangan matematika itu sendiri, tanpa adanya penerapan di dalam pikiran, meskipun penerapan praktis yang menjadi latar munculnya matematika murni ternyata seringkali ditemukan terkemudian

matematika

Matematika adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Meskipun dalam bentuk perhitungan sederhana, matematika tetap berperan penting dalam banyak hal. Saat ini ada sangat banyak anak yang tidak mampu atau bahkan tidak mau mempelajari matematika karena merasa matematika sulit dan tidak menyenangkan, akibat proses pembelajaran matematika yang salah dan sangat membebani anak.

MATHEMAGICS™ adalah solusi cerdas dan efektif untuk mengatasi berbagai masalah pembelajaran matematika pada anak. Dengan metode yang sangat efektif dan menyenangkan, dimulai dari konsep dasar hingga tingkat lanjut, MATHEMAGICS™ mengajarkan matematika dengan cara yang benar dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Selain itu MATHEMAGICS™ menumbuhkembangkan konsep diri positip dan sehat. Satu hal yang sangat menentukan keberhasilan hidup anak di masa depan.

Lebih jauh tentang Profile MATHEMAGICS™

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.